Sabarnya Dewi Sandra hadapi cacian dan hujatan gara-gara cadar

Sabarnya Dewi Sandra hadapi cacian dan hujatan gara-gara cadar

Kapanlagi Kepo - Selama ini sosok Dewi Sandra dikenal sebagai artis yang nggak banyak sensasinya. Walaupun beberapa kali kawin cerai, tapi dia tetap menjaga martabatnya sebagai perempuan dan akhirnya istiqomah pakai hijab.

Tapi sekarang Dewi sedang menghadapi badai dalam karirnya di dunia film. Dia dihujat karena disebut sudah melecehkan perempuan pemakai cadar atau niqab waktu promo film Ayat-Ayat Cinta 2.

"makanya lain kali jangan pernah permainan syariat islam say.."

"Justru kalau ga punya ilmu jangan kebanyakan tingkah, cari tau dulu, pelajari dulu baru berbuat"

Dewi sudah minta maaf. Dengan tulus dan bahasa yang elegan dia mengakui kesalahan dan minta diajari.

Dewi menyadari kalau dia sudah menyakiti hati banyak saudara Muslimnya lewat acara promo film itu. Tapi sepertinya permintaan maaf Dewi nggak bisa diterima begitu saja.

Tentu sangat disayangkan, Dewi masih dihujat sedemikian rupa di sosmed padahal dia sudah minta maaf.

Padahal, katanya Allah saja maha pemaaf dan murah hati. Lalu kenapa manusia sangat susah memaafkan satu sama lain? Dewi contohnya, tidak langsung dimaafkan walaupun sudah minta maaf dengan bahasa yang halus.

Mungkin manusia yang lain luoa, mereka bukan Tuhan. Kalau Tuhan saja pemaaf, manusia kok malah keterlaluan. Begitukah yang dinamakan saudara?

Hanya satu kata buat mbak Dewi, tetap sabar dan semangat. Yakinlah Allah adalah Sang Maha Pemaaf.

Banyak kok yang mendukung mbak Dewi, agar tetap sabar dan tabah menghadapi ujian ini. Semangat ya mbak.


"MasyaaAllah mbak @dewisandra berhati besar utk mengakui ke kurang pahaman nya, dan sudah meminta maaf, sudah yaa ukhti semua, insyaaAllah mjd pelajaran besar utk kita semua ya, sudah cukup ya ukh"

"Semua orang bisa salah. Bahkan salah yang memang tidak disengaja. Tidak ada berniat juga untuk berbuat salah. Hanya pemahaman yang kurang. Dan semua sama sama sedang belajar. Stop menghakimi"

Artikel ini merupakan tulisan pembaca KapanLagi.com. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika Anda keberatan dengan tulisan yang dimuat di KapanLagi Kepo atau memiliki kabar dan tulisan untuk dimuat di KapanLagi Kepo, silakan menghubungi Redaksi KapanLagi.com melalui kepo[@]kapanlagi[dot]net atau membaca Syarat dan Ketentuan.

‚Äč