Jualan Sambil Bawa Anak, Kisah Pedagang Rambutan Sepi Pembeli Ini Menyayat Hati

Jualan Sambil Bawa Anak, Kisah Pedagang Rambutan Sepi Pembeli Ini  Menyayat Hati

Kapanlagi Kepo - Foto pedagang rambutan yang turut membawa dua anaknya saat berdagang ini memilukan.

Sembari mencari penghasilan, pasangan suami istri ini juga turut membawa buah hatinya.

Postingan akun Facebook All about the Philippines tiba-tiba saja menjadi perbincangan publik.

Dalam foto yang diposting, tampak dua anak, perempuan dan pria, tidur di dalam gerobak.

Tak tertutup atap, di atas kedua anak kecil ini terdapat tumpukan rambutan dan timbangan.

Diceritakan bahwa ini merupakan foto suami istri di pasar daerah Divisoria, Manila, Filipina.

Suaminya berjualan jagung bakar.

Sedangkan rambutan dijual oleh sang istri.

Kisah mereka viral di media sosial sejak seorang warganet bernama Shair Joy Mendelez mengunggahnya di Facebook.

Mendelez mengaku tak hanya haru ketika melihat keluarga ini, dia juga kaget saat melihat di dalam gerobak yang digunakan menjual rambutan.

Rupanya, saat dibuka terdapat dua anak kecil yang sedang tidur lelap di dalamnya.

Seorang anak mengenakan baju kuning, sedangkan yang lain mengenakan kaus putih.

Ternyata, kedua bocah ini adalah anak dari pasangan pedagang ini.

Lebih lanjut Mendelez mengaku kasihan terhadap keluarga ini.

Apalagi menurutnya hampir tak pembeli yang mendatangi lapak mereka.

Akhirnya, ia memutuskan untuk membeli 5 jagung bakar dan dan 3 kilogram rambutan.

Mendelez juga mengajak warganet untuk melarisi dagangan mereka jika bertemu di pasar.

Warganet pun menyambut baik dengan ajakan Mendelez dan ikut bersimpati pada mereka.

Sumber

Artikel ini merupakan tulisan pembaca KapanLagi.com. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika Anda keberatan dengan tulisan yang dimuat di KapanLagi Kepo atau memiliki kabar dan tulisan untuk dimuat di KapanLagi Kepo, silakan menghubungi Redaksi KapanLagi.com melalui kepo[@]kapanlagi[dot]net atau membaca Syarat dan Ketentuan.

‚Äč